ZONACYBER.ID – Sintang | KALBAR, 4 Mei 2026.
Pembangunan saluran drainase di kawasan JL. Dharma Putera, Sintang menuai sorotan tajam. Proyek yang seharusnya menjadi solusi pengendalian air dan pencegah banjir justru memunculkan dugaan serius: Proyek Siluman tanpa transparansi.
Di lokasi Jalan Dharma Putera, Baning Kota, pekerjaan drainase terlihat berlangsung tanpa papan informasi proyek adalah sebuah pelanggaran mendasar dalam standar pelaksanaan kegiatan Konstruksi Pemerintah. Tidak ada kejelasan soal Nilai Anggaran, sumber Dana, Volume pekerjaan, hingga siapa penanggung jawab resmi di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tokoh masyarakat setempat, Tedi Z.L, angkat suara dengan nada keras. Ia mempertanyakan Legalitas Proyek tersebut sekaligus mekanisme pembayarannya.
โIni patut diduga Proyek Fiktif atau Siluman. Tidak ada Papan Proyek, lalu bagaimana proses opname-nya? Bagaimana sistem pembayarannya? Ini harus dijelaskan secara terbuka,โ tegasnya saat diwawancarai Media pada Senin (4/5/2026).
Penelusuran di lapangan memperkuat kecurigaan tersebut. Salah satu pekerja yang mengaku bernama Olis menyebutkan bahwa pekerjaan sudah berlangsung hampir satu minggu. Ia juga mengakui bahwa tidak ada papan Informasi Proyek sejak awal pekerjaan dimulai. Lebih jauh, ia menyebut proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor berinisial โNSโ.
Fakta ini memperlihatkan indikasi kuat adanya pelanggaran prinsip transparansi Publik. Dalam Proyek Infrastruktur, papan informasi bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban untuk memastikan Akuntabilitas penggunaan Anggaran Negara.
Halaman : 1 2 Selanjutnya














