Kapolsek Sepauk IPTU Abdul Hadi dan Anggotanya Melakukan Sosialisasi Terkait PETI di Sepauk

- Penulis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonacyber.idSintang | KALBAR, (14/06/2025).

Polsek Sepauk terus gencar melakukan upaya preventif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum di wilayah hukumnya.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan melaksanakan himbauan larangan PETI Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan secara langsung oleh anggota Polsek dengan menyasar sejumlah titik rawan aktivitas PETI di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang. Sabtu (14/6/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan itu merujuk pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Aktivitas Larangan PETI, UU Nomor 3 Tahuan 2020 Tetang Minerba dapat diancam dengan hukuman penjara 5 tahun dan denda 100 milyar.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Sepauk IPTU Abdul Hadi menegaskan bahwa penambangan emas tanpa izin merupakan pelanggaran hukum yang dapat merusak lingkungan serta mengancam keselamatan warga. Oleh karena itu, melalui pendekatan persuasif dan humanis, pihak kepolisian memberikan pemahaman kepada warga terkait dampak negatif PETI. Himbauan ini tidak hanya berupa penyuluhan lisan, tetapi juga disampaikan melalui pamflet dan spanduk di lokasi strategis.

Kegiatan sosialisasi ini disambut baik oleh masyarakat, meski sebagian warga masih menggantungkan hidup dari aktivitas tersebut. Untuk itu, Polsek Sepauk Polres Sintang juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna mencarikan solusi alternatif mata pencaharian bagi para pelaku PETI. Upaya kolaboratif ini diharapkan mampu menekan angka penambangan ilegal dan menciptakan kondisi yang lebih aman serta berkelanjutan.

Polsek Sepauk berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan edukatif sebelum melakukan tindakan represif. Masyarakat pun diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan aktivitas PETI di lingkungannya. Dengan kerja sama semua pihak, penegakan hukum dan perlindungan lingkungan dapat berjalan selaras demi masa depan generasi mendatang.

Editor : zc.id // Timred [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.zonacyber.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum
Lahan Sekolah Diduga Dikuasai Ilegal, Legatisi Soroti Kinerja Dinas Pendidikan Kubu Raya
Skandal PLTU Kalbar Meledak: Halim Kalla Jadi Tersangka, Kritik Keras PROJAMIN “Ini Bukan Sekadar Korupsi, Ini Perampokan Terstruktur!”
Kasus Tambang Memanas: Pejabat ESDM Diperiksa, Indikasi Korupsi Kian Terang
Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC
Klarifikasi PPK atas Sorotan Publik Proyek Tebing Sungai Melawi Rp 20 Miliar
Jembatan Ketungau II Mangkrak Bertahun-tahun: Urat Nadi Masyarakat Terputus, Pemerintah Dinilai Abai
Anak-anak Turun ke Jalan, Infrastruktur Sintang Dipertanyakan: Pemerintah Bergerak Setelah Viral
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:26 WIB

Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 17:15 WIB

Lahan Sekolah Diduga Dikuasai Ilegal, Legatisi Soroti Kinerja Dinas Pendidikan Kubu Raya

Sabtu, 11 April 2026 - 14:03 WIB

Skandal PLTU Kalbar Meledak: Halim Kalla Jadi Tersangka, Kritik Keras PROJAMIN “Ini Bukan Sekadar Korupsi, Ini Perampokan Terstruktur!”

Sabtu, 11 April 2026 - 12:24 WIB

Kasus Tambang Memanas: Pejabat ESDM Diperiksa, Indikasi Korupsi Kian Terang

Rabu, 8 April 2026 - 21:16 WIB

Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC

Berita Terbaru