Zonacyber.id, Jakarta – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka datang dari keluarga besar jurnalis ternama Indonesia, Najwa Shihab. Sang suami, Ibrahim Sjarief Assegaf, telah meninggal dunia pada usia 48 tahun.
Penyebab kematian suami Najwa Shihab disebut karena stroke.
Ia menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 14.29 WIB di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Jakarta. Rumah sakit yang menjadi saksi bisu ribuan perjuangan nyawa, kini menjadi saksi kepergian seorang tokoh penting di dunia hukum Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jenazah Ibrahim Sjarief Assegaf disemayamkan dan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Tempat yang kini menyimpan kesedihan mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat yang mengenalnya.
Siapa Ibrahim Sjarief Assegaf?
Mendiang bukan hanya dikenal sebagai suami dari Najwa Shihab. Ibrahim Sjarief Assegaf adalah salah satu pendiri firma hukum ternama Assegaf Hamzah & Partners dan menjabat sebagai Komisaris Utama Narasi, sebuah media yang dikenal karena idealismenya di tengah derasnya arus informasi.
Ia adalah figur penting yang berkontribusi dalam pembangunan etika dan profesionalisme hukum di Indonesia.
Sosoknya dikenal cerdas, tenang, dan berprinsip.
Kini, Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya.
Duka Mendalam untuk Najwa Shihab
Kehilangan ini tentu sangat berat bagi Najwa Shihab, seorang jurnalis kritis yang dikenal publik lewat program Mata Najwa.
Di balik layar yang kerap menguliti ketidakadilan, kini ia harus menahan duka yang begitu personal: kepergian sang suami tercinta.
Halaman : 1 2 Selanjutnya















