Kasus Tambang Memanas: Pejabat ESDM Diperiksa, Indikasi Korupsi Kian Terang

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONACYBER.ID – Pontianak, 11 April 2026.

Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar) kembali menguliti peran Pejabat Kementerian ESDM. Pemeriksaan lanjutan ini bukan sekadar Formalitas, melainkan upaya membongkar siapa saja yang bermain dalam dua Perkara besar: dugaan Korupsi tata kelola Bauksit periode 2017–2023, serta dugaan manipulasi hasil produksi emas periode 2019–2021 yang tak sesuai RAKB.

Penyidikan lanjutan dugaan Korupsi di sektor Pertambangan Kalimantan Barat  kali ini semakin menelanjangi bobroknya Tata Kelola yang selama ini diduga jadi ladang permainan. Penyidikan tersebut dilakukan oleh pihak Kejati Kalimantan Barat, pada Jumat (10/04/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nama-nama pejabat kunci pun kembali diseret ke Meja Pemeriksaan. Dari direktur hingga analis kebijakan, semuanya tak bisa lagi berlindung di balik jabatan. Mereka diduga tahu atau bahkan ikut andil dalam praktik yang membuka celah kerugian Negara.

Ironisnya, dari lima saksi yang dipanggil, hanya tiga yang hadir. Sisanya kembali absen, memperpanjang daftar ketidakpatuhan yang justru memperkuat kesan bahwa ada yang berusaha menghindar. Pemeriksaan yang digelar maraton di Jakarta dari pagi hingga petang ini menegaskan satu hal: perkara ini bukan kasus kecil, dan taruhannya besar.

Fokus penyidik kini mengarah pada jantung persoalan: proses perizinan, penyusunan RKAB, hingga penerbitan rekomendasi ekspor titik-titik rawan yang selama ini diduga menjadi pintu masuk praktik korupsi. Jika benar terjadi penyimpangan, maka ini bukan sekadar kelalaian administratif, melainkan kegagalan sistemik yang menguntungkan segelintir pihak.

Pernyataan resmi dari Kejati Kalbar masih terdengar normatif soal penguatan Alat Bukti dan kelengkapan berkas. Namun di balik itu, Publik menangkap sinyal bahwa lingkaran Kasus ini bisa jauh lebih luas dari yang selama ini terlihat.

Yang jelas, penyidik belum berhenti. Pemanggilan lanjutan akan terus dilakukan, dan siapa pun yang terlibat baik yang mengambil keputusan maupun yang diam membiarkan berpotensi ikut terseret.

Janji Penegakan Hukum yang “profesional, objektif, dan transparan” kini sedang diuji. Publik tidak butuh sekadar janji yang ditunggu adalah keberanian membuka semuanya tanpa pandang bulu.

Karena jika Praktik kotor di sektor Sumber Daya Alam terus dibiarkan, maka yang dirampok bukan hanya kekayaan Negara, tapi juga masa depan Daerah itu sendiri.

ZC.ID // TIMRED [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.zonacyber.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Gabungan Berhasil Evakuasi 8 Korban Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sekadau
Dikbud Kubu Raya Klaim Kasus SDN 12 Sungai Kakap Selesai, Publik Desak Transparansi
Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum
Lahan Sekolah Diduga Dikuasai Ilegal, Legatisi Soroti Kinerja Dinas Pendidikan Kubu Raya
Ketua DPW PROJAMIN KALBAR (Eko Jatmiko) Semprot Keras Pemerintah: Jalan Hancur dan Jembatan Mangkrak Bukti Kelalaian Nyata
Skandal PLTU Kalbar Meledak: Halim Kalla Jadi Tersangka, Kritik Keras PROJAMIN “Ini Bukan Sekadar Korupsi, Ini Perampokan Terstruktur!”
Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC
Klarifikasi PPK atas Sorotan Publik Proyek Tebing Sungai Melawi Rp 20 Miliar
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:32 WIB

Tim Gabungan Berhasil Evakuasi 8 Korban Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sekadau

Kamis, 16 April 2026 - 15:13 WIB

Dikbud Kubu Raya Klaim Kasus SDN 12 Sungai Kakap Selesai, Publik Desak Transparansi

Rabu, 15 April 2026 - 17:26 WIB

Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 17:15 WIB

Lahan Sekolah Diduga Dikuasai Ilegal, Legatisi Soroti Kinerja Dinas Pendidikan Kubu Raya

Senin, 13 April 2026 - 17:53 WIB

Ketua DPW PROJAMIN KALBAR (Eko Jatmiko) Semprot Keras Pemerintah: Jalan Hancur dan Jembatan Mangkrak Bukti Kelalaian Nyata

Berita Terbaru