ZONACYBER.ID – Sanggau | Kalimantan Barat 8 April 2026.
Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia DPC APRI Kabupaten Sanggau menegaskan bahwa isu yang menyeret nama APRI dalam aktivitas tambang di Desa Menjaya adalah tidak berdasar dan menyesatkan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua DPC APRI Sanggau Tombang Manalu menegaskan bahwa fakta di lapangan menunjukkan DPC APRI Sanggau justru turun langsung menghentikan aktivitas tambang ilegal dan bukan sebagai pihak yang terlibat
Sidak lapangan pada 13 Maret 2026 dilakukan bersama pihak PT SPM di Desa Menjaya Dalam kegiatan tersebut ditemukan aktivitas penambangan tanpa izin dengan pelaku yang bukan anggota APRI dan diduga dikoordinir oleh oknum masyarakat setempat Kegiatan tersebut langsung dihentikan di lokasi
Dalam penelusuran lapangan diketahui bahwa alat yang digunakan merupakan milik pihak berinisial N Hal ini menegaskan bahwa aktivitas tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan APRI dan dijalankan oleh pihak di luar organisasi
Penelusuran kemudian dilanjutkan bersama owner PT Satria Pratama Mandiri di lokasi Desa Menjaya Dalam kegiatan tersebut ditemukan sebuah camp dan sejumlah peralatan tambang berupa ponton yang dijaga oleh seseorang berinisial HAR yang mengaku bekerja atas perintah Mr Wu
Menurut keterangan di lapangan temuan tersebut berada di luar sepengetahuan manajemen owner PT SPM
โTemuan ini jelas di luar kendali dan sepengetahuan manajemen resmi Kami akan dalami lebih lanjut siapa yang berada di balik aktivitas tersebutโ ujar Tombang Manalu
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya














