Lapangan Terubuk, yang mulai berproduksi (onstream) sejak 24 April 2025 dengan kapasitas awal 4.000 BOPD, ditargetkan mencapai 6.500 BOPD dan 60 MMSCFD gas setelah fasilitas Terubuk M beroperasi pada Oktober mendatang.
Total tambahan kapasitas produksi dari kedua lapangan ini mencapai 30.000 BOEPD, dengan total nilai investasi sebesar USD 600 juta.
Proyek lapangan minyak ini juga berhasil menciptakan lapangan pekerjaan bagi sekitar 2.300 orang pada masa konstruksi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan adanya restu dari Presiden, Menteri Bahlil meyakini bahwa evaluasi dan penataan ulang izin KKKS diharapkan dapat mempercepat pengelolaan blok-blok migas terlantar, secara signifikan mendongkrak produksi migas nasional, dan pada akhirnya mewujudkan kedaulatan energi yang menjadi visi pemerintah.
Halaman : 1 2














