Zonacyber.id – Pontianak | KALBAR, 8 Juli 2025
Menjelang Kongres Persatuan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2025, dinamika internal organisasi pers tertua di Indonesia mulai memanas. PWI Kalimantan Barat mengambil sikap tegas: tidak akan mengeluarkan rekomendasi bagi pihak mana pun yang mengaku sebagai pelaksana tugas (Plt) tanpa legitimasi resmi dari organisasi.
Ketua PWI Kalbar menegaskan, keputusan ini bukan semata langkah politik, melainkan bentuk komitmen menjaga marwah organisasi dan memastikan seluruh proses kongres berjalan sesuai aturan main yang telah disepakati. “Kita ingin Kongres PWI menjadi ajang demokrasi yang sehat, bukan arena untuk klaim sepihak yang bisa memecah belah,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah sikap tegas tersebut, panitia resmi Kongres juga telah memfinalkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang menjadi rujukan utama pada saat pemungutan suara. Hasil verifikasi dan penetapan menunjukkan terdapat 87 hak suara sah yang akan digunakan untuk memilih Ketua Umum PWI periode mendatang.
Kongres sendiri dijadwalkan berlangsung 29–30 Agustus 2025 di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Kominfo Digital (Komdigi), Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Menariknya, jumlah hak suara kali ini mengalami pengurangan dibanding sebelumnya. Provinsi Banten, yang semula memiliki tiga suara, kini hanya memiliki dua suara, masing-masing mewakili dua kubu yang telah mendapatkan pengesahan resmi dari Steering Committee (SC). Format ini mengikuti struktur suara Kongres PWI XXV di Bandung, yang dijadikan acuan untuk menjaga konsistensi dan legalitas proses pemilihan.
Tidak hanya menetapkan jumlah suara, panitia juga mengeluarkan aturan ketat mengenai kehadiran peninjau. Berdasarkan keputusan resmi, peninjau hanya diizinkan menghadiri acara pembukaan dan penutupan kongres. Lebih jauh, mereka wajib memperoleh rekomendasi dari Ketua PWI Provinsi definitif, bukan dari pihak yang mengaku-ngaku sebagai pengurus sementara.
Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh peserta dan tamu yang hadir memiliki kapasitas resmi, sehingga jalannya kongres terhindar dari potensi kericuhan atau intervensi pihak luar yang tidak berwenang.
Dengan DPT yang sudah sah dan aturan main yang jelas, Kongres Persatuan PWI 2025 dipastikan akan menjadi panggung penting bagi demokrasi internal wartawan Indonesia. Semua mata kini tertuju ke Cikarang, tempat 87 suara dari seluruh provinsi dan satu daerah otonom akan menentukan arah kepemimpinan PWI lima tahun ke depan.
ZC.ID // TIMRED [*]















