ZONACYBER.ID – Melawi | KALBAR, 9 September 2025
Gelombang amarah warga muncul setelah kasus pengeroyokan terhadap seorang pria bernama Joni Julianto mencuat ke publik. Korban mengalami nasib nahas usai dikeroyok secara membabi buta oleh sekelompok orang yang diduga sudah menargetkannya sejak awal. Peristiwa itu kini menimbulkan kecaman luas dan mendesak aparat kepolisian bertindak cepat, tegas, serta tanpa kompromi.
Akibat penganiayaan tersebut, Joni menderita luka serius. Selain penuh lecet dan memar, ia mengeluhkan pusing hebat, sesak napas, dada terasa menghimpit, serta kaki keseleo. Kondisinya yang lemah memaksa tim medis memberikan perawatan intensif di salah satu rumah sakit di kawasan Nanga Pinoh. Sejumlah pihak menyebut, jika terlambat ditangani, luka dalam yang dideritanya bisa mengancam keselamatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kuasa hukum korban, Hartani, S.H., menegaskan kasus ini tidak boleh ditoleransi sedikit pun. Menurutnya, proses hukum harus dijalankan secara transparan agar para pelaku tidak bebas berkeliaran.
โKlien saya sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Kami menegaskan, penyidikan ini harus segera ditingkatkan statusnya. Polisi tidak boleh ragu untuk menetapkan para pelaku sebagai tersangka dan menyeret mereka ke meja hijau. Jangan sampai masyarakat menilai hukum hanya tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas,โ kata Hartani dengan nada tegas.
Ia menambahkan, tim kuasa hukum akan terus mengawal kasus ini agar tidak mandek atau dihentikan sepihak. โKami tidak ingin kasus pengeroyokan yang jelas-jelas menyebabkan korban terluka parah ini dianggap enteng. Aparat harus profesional, karena jika tidak, kami siap membawa perkara ini ke ranah hukum yang lebih tinggi, termasuk mengadukannya ke institusi pengawas kepolisian,โ tegasnya lagi.
Halaman : 1 2 Selanjutnya














