ZONACYBER.ID – Pontianak | KALBAR, 9 September 2025
Warga di Kota Pontianak, Kalimantan Barat menjerit harga gas elpiji subsidi pemerintah ukuran 3 kilogram melonjak naik menjadi Rp 22.000 per tabung.
“Susah sekarang kita dapat, di pangkalan itu sering habis stoknya. Makanya biasa kita dapatkan di pengecer, harganya antara Rp.22.000 sampai Rp 25 ribu,” kata salah seorang warga Pontianak Yunus kepada media ini, Senin (08/09/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yunus mengungkapkan kelangkaan elpiji 3 Kg sudah terjadi sejak beberapa Minggu lalu. Harga per tabung gas juga naik secara bertahap.
“Pokoknya sejak dari beberapa Minggu lalu itu sudah mulai langkah. Nah mulai dari itu harganya naik terus mulai Rp 20 ribu, Rp 25 ribu sampai sekarang. Dulu itu biasanya cuma Rp 20 ribu jak,”ungkapnya.
Dia mengaku kenaikan harga elpiji 3 kg sangat menyulitkan masyarakat yang berstatus ekonomi ke bawah. Yunus meminta agar pemerintah harus memberikan perhatian lebih terkait kenaikan harga elpiji tersebut,”jelasnya.
Ketersediaan gas elpiji 3 kilogram atau yang dikenal dengan sebutan gas melon tengah menjadi sorotan warga di Kalimantan Barat. Pasalnya, masyarakat kerap mengeluhkan sulitnya mendapatkan tabung subsidi tersebut.
SBM Kalbar V Gas PT Patra Niaga Kalimantan, Muhammad Fadlan Ariska, menyebut salah satu penyebab kelangkaan ini diduga akibat ulah oknum pengecer yang membeli dalam jumlah besar sehingga mengurangi jatah warga sekitar.
“Takutnya ini terjadi ada beberapa oknum pengecer yang mungkin membelinya banyak sehingga warga-warga sekitar itu nggak kebagian,” jelas Fadlan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya














