Zonacyber.id, JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti peran besar petani Indonesia dalam menurunkan harga beras dunia dan menjaga ketahanan pangan nasional.
Dengan meningkatnya produksi beras lokal, Indonesia berhasil mengurangi ketergantungan pada impor beras, yang berdampak pada penurunan harga beras internasional.
Menurut Mentan Amran, harga beras global kini turun menjadi sekitar USD 390 per ton, dari sebelumnya USD 460 per ton ketika Indonesia masih aktif mengimpor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penurunan ini tidak lepas dari kontribusi sektor pertanian domestik, terutama hasil panen para petani lokal.
“Kita patut bersyukur atas kerja keras petani. Produksi beras meningkat, impor menurun, dan harga dunia ikut stabil,” ujar Amran.
Stok Beras Nasional Tembus 3,7 Juta Ton
Stok beras nasional saat ini telah mencapai 3,7 juta ton, dan ditargetkan akan menembus 4 juta ton dalam 15 hingga 20 hari ke depan, seiring dengan lancarnya panen raya di berbagai daerah.
Pencapaian ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mewujudkan kedaulatan pangan, sekaligus menjadi momentum penting dalam sejarah pengelolaan pangan di Indonesia.
Impor Beras Indonesia Terus Menurun
Sebagai catatan, sebelumnya Indonesia sempat melakukan impor besar-besaran akibat produksi dalam negeri yang belum mencukupi kebutuhan.
Pada tahun 2023, Indonesia mengimpor 2 juta ton beras, kemudian meningkat menjadi 3,6 juta ton pada tahun 2024. Namun dengan meningkatnya produksi saat ini, kebutuhan impor diprediksi akan terus berkurang.
Halaman : 1 2 Selanjutnya














