Jalan Sintang–Semubuk Ketungau Makin Hancur, Anggaran Rp5 Miliar Malah Raib Tanpa Jejak

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONACYBER.ID – Sintang | KALBAR, 25 April 2026.

Warga Ketungau kembali dipaksa menelan debu saat panas dan berkubang lumpur saat hujan. Ruas jalan Sintang–Semubuk, Kabupaten Sintang yang menjadi Urat Nadi dan tumpuan hidup bagi Masyarakat kini semakin rusak parah, berlubang, licin, dan memprihatinkan. Ironisnya, harapan perbaikan yang sempat muncul pada tahun 2025 justru kandas di meja Birokrasi.

Berdasarkan data LPSE Provinsi Kalimantan Barat, paket pekerjaan untuk ruas jalan tersebut sempat tayang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Barat dengan Pagu Anggaran Rp4.999.847.000 dan HPS Rp5 miliar bersumber dari APBD Provinsi 2025. Namun Publik dibuat ternganga: statusnya berubah menjadi Tender Gagal. Proyek batal, jalan tetap hancur, Rakyat kembali jadi korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertanyaannya sederhana: kenapa gagal? siapa yang bertanggung jawab? kapan ditender ulang? Sampai hari ini tak ada penjelasan terbuka yang memadai. Sementara Masyarakat tiap hari mempertaruhkan keselamatan di jalan rusak, padahal ikut berkontribusi dalam membayar Pajak ke Negara. Justru hanya disuguhi janji manis dan kekecewaan, yang mestinya jalan tersebut sudah lama bisa ditangani.

Jalan ini bukan sekadar hamparan aspal. Ini jalur Ekonomi, akses Pendidikan, layanan Kesehatan, serta Mobilitas ribuan Warga Ketungau dan sekitarnya. Ketika jalan dibiarkan rusak, yang lumpuh bukan hanya kendaraan, tetapi juga denyut Ekonomi Masyarakat pedalaman hingga ke Wilayah perbatasan.

Kini desakan Publik semakin keras. Masyarakat Sintang, khususnya warga Ketungau, meminta Pemerintah tidak lagi menutup mata terhadap penderitaan Warga yang setiap hari melintasi jalur rusak tersebut. Mereka mendesak agar ada langkah serius, cepat, dan nyata untuk memperbaiki ruas jalan yang sudah lama menjadi keluhan.

Suara kritik juga datang dari Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, dan kalangan Aktivis di Sintang. Mereka menilai persoalan ini tidak boleh terus dibiarkan berlarut-larut tanpa kepastian. Jalan rusak yang terus diabaikan dinilai sebagai bentuk kegagalan Pemerintah dalam menjamin hak dasar Masyarakat atas Infrastruktur yang layak.

Mereka mendesak Gubernur Kalimantan Barat, DPRD Provinsi Kalbar, Bupati Sintang, serta Instansi terkait untuk segera duduk bersama mencari solusi konkret. Jangan saling lempar tanggung jawab, jangan menunggu situasi makin parah, dan jangan biarkan Warga terus menjadi korban dari lambannya penanganan.

Pemerintah jangan hanya piawai menampilkan angka anggaran di atas kertas dan layar komputer. Rakyat butuh bukti nyata di lapangan, bukan proyek yang muncul sebentar di LPSE lalu hilang tanpa kejelasan.

Ketungau butuh jalan yang layak, bukan janji palsu. jalan Sintang–Semubuk butuh perbaikan yang serius sekarang, bukan membangun narasi alasan setiap tahun.

Jika ada Pihak yang merasa dirugikan oleh Pemberitaan ini dan ingin memberikan klarifikasi atau hak jawab, Media dengan senang hati akan merespon dan menindaklanjuti.

ZC.ID [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.zonacyber.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panglima Asap Sentil Keras BPJN Kalbar: Proyek Jalan Perbatasan Rp233 Miliar Tak Kunjung Tuntas, Penutupan Jalan Cuma Modal WhatsApp
Proyek PUPR Sintang Rp 6 Miliar Dipertanyakan, Baru Selesai Sudah Rusak di Masa Pemeliharaan
Warga Bayar Pajak, Dapat Lumpur: Jalan Provinsi di Ketungau Hilir Jadi Bukti Kelalaian Nyata
Proyek Jalan Puluhan Miliar di Sintang Disorot: Drainase Retak Dini, Dugaan Solar Subsidi Ikut Dimainkan
Tim Gabungan Berhasil Evakuasi 8 Korban Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sekadau
Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum
Lahan Sekolah Diduga Dikuasai Ilegal, Legatisi Soroti Kinerja Dinas Pendidikan Kubu Raya
Ketua DPW PROJAMIN KALBAR (Eko Jatmiko) Semprot Keras Pemerintah: Jalan Hancur dan Jembatan Mangkrak Bukti Kelalaian Nyata
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 13:51 WIB

Panglima Asap Sentil Keras BPJN Kalbar: Proyek Jalan Perbatasan Rp233 Miliar Tak Kunjung Tuntas, Penutupan Jalan Cuma Modal WhatsApp

Sabtu, 25 April 2026 - 20:05 WIB

Jalan Sintang–Semubuk Ketungau Makin Hancur, Anggaran Rp5 Miliar Malah Raib Tanpa Jejak

Jumat, 24 April 2026 - 12:02 WIB

Proyek PUPR Sintang Rp 6 Miliar Dipertanyakan, Baru Selesai Sudah Rusak di Masa Pemeliharaan

Kamis, 23 April 2026 - 17:13 WIB

Warga Bayar Pajak, Dapat Lumpur: Jalan Provinsi di Ketungau Hilir Jadi Bukti Kelalaian Nyata

Jumat, 17 April 2026 - 08:32 WIB

Tim Gabungan Berhasil Evakuasi 8 Korban Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sekadau

Berita Terbaru