Suara kritik juga datang dari Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, dan kalangan Aktivis di Sintang. Mereka menilai persoalan ini tidak boleh terus dibiarkan berlarut-larut tanpa kepastian. Jalan rusak yang terus diabaikan dinilai sebagai bentuk kegagalan Pemerintah dalam menjamin hak dasar Masyarakat atas Infrastruktur yang layak.
Mereka mendesak Gubernur Kalimantan Barat, DPRD Provinsi Kalbar, Bupati Sintang, serta Instansi terkait untuk segera duduk bersama mencari solusi konkret. Jangan saling lempar tanggung jawab, jangan menunggu situasi makin parah, dan jangan biarkan Warga terus menjadi korban dari lambannya penanganan.
Pemerintah jangan hanya piawai menampilkan angka anggaran di atas kertas dan layar komputer. Rakyat butuh bukti nyata di lapangan, bukan proyek yang muncul sebentar di LPSE lalu hilang tanpa kejelasan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketungau butuh jalan yang layak, bukan janji palsu. jalan Sintang–Semubuk butuh perbaikan yang serius sekarang, bukan membangun narasi alasan setiap tahun.
Jika ada Pihak yang merasa dirugikan oleh Pemberitaan ini dan ingin memberikan klarifikasi atau hak jawab, Media dengan senang hati akan merespon dan menindaklanjuti.
ZC.ID [*]
Halaman : 1 2













