ZONACYBER.ID – Sintang | KALBAR, 28 April 2026.
Kondisi Jembatan Mengkurai kini menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Kabupaten Sintang. Di saat Warga setiap hari membutuhkan akses aman untuk bekerja, sekolah, dan berobat, yang tersedia justru jembatan rusak yang tampak lebih layak disebut jebakan maut daripada Fasilitas Umum.
Dari kondisi di lapangan, bagian jembatan terlihat rapuh, berlubang, dan membahayakan pengguna jalan. Namun anehnya, kerusakan separah ini seolah tidak cukup penting untuk memicu gerak cepat Pemerintah. Entah laporan belum dibaca, atau memang Masyarakat sudah terlalu biasa disuruh menunggu?
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setiap hari Masyarakat harus melintas dengan rasa was was. Sekali salah pijak atau roda tersangkut, kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Sementara Pemerintah tampaknya masih nyaman dengan pola lama, yaitu bergerak setelah Viral dan gaduh.
Anggaran Ada, Hasilnya Mana? Setiap tahun Masyarakat membayar Pajak dan Daerah memiliki Anggaran Pembangunan. Tapi jika jembatan sepenting ini dibiarkan rusak bertahun-tahun, Publik pantas bertanya: Uangnya dipakai untuk apa?
Salah satu Warga Mengkurai yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan lambannya penanganan jembatan tersebut. Ia mengatakan kondisi ini bukan baru terjadi kemarin, tetapi sudah lama dikeluhkan Masyarakat.
“Kami ini tiap hari lewat sini. Mau kerja lewat sini, anak sekolah lewat sini, orang sakit juga lewat sini. Tapi sampai sekarang belum ada perbaikan serius. Apa harus tunggu ada korban dulu baru pemerintah turun tangan?” ujarnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya














