AMBULANS TAK MAMPU MENANJAK, JALAN RUSAK DI SERAWAI KEMBALI TELAN KORBAN LAYANAN KEMANUSIAAN

- Penulis

Sabtu, 4 April 2026 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONACYBER.ID – Sintang | KALBAR, 4 April 2026. 

Buruknya Infrastruktur jalan di Wilayah pedalaman kembali menunjukkan dampak nyatanya. Sebuah ambulans yang membawa jenazah dari RSUD Serawai menuju Kampung Nalai Cepuri terpaksa berhenti di tengah perjalanan setelah gagal menanjak di jalan berlumpur dan licin, Jumat (3/4/2026).

Peristiwa ini bukan sekadar Insiden Teknis, melainkan cerminan nyata lemahnya perhatian terhadap akses dasar Masyarakat di Wilayah Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang, Kalbar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan yang seharusnya menjadi Urat Nadi Mobilitas justru berubah menjadi penghambat, bahkan dalam situasi duka yang membutuhkan penanganan cepat dan layak.

Menurut keterangan pendamping perjalanan, yang enggan disebutkan namanya, menuturkan,”kondisi jalan yang rusak parah membuat mobil ambulans kehilangan traksi saat mencoba menanjak. Upaya melanjutkan perjalanan pun gagal, memaksa rombongan menghentikan pengantaran Jenazah sebelum mencapai kampung tujuan,” terangnya.

“Sangat memprihatinkan. Kami membawa jenazah, tapi harus terhenti karena jalan tidak bisa dilalui. Saya sampai harus meminta maaf kepada keluarga karena tidak bisa mengantar sampai ke rumah duka,” ujarnya dengan nada kesal.

Kejadian ini menambah panjang daftar keluhan Warga terkait akses Transportasi di kawasan tersebut. Ironisnya, persoalan jalan rusak bukan hal baru, namun hingga kini belum terlihat penanganan yang signifikan. Dampaknya tidak hanya dirasakan dalam Aktivitas Ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek Kemanusiaan paling mendasar.

Keterbatasan akses ini memperlihatkan ketimpangan pelayanan Publik yang masih terjadi. Di saat Wilayah lain menikmati jalan layak, Masyarakat di pedalaman justru harus berjibaku dengan kondisi ekstrem bahkan untuk mengantar Jenazah ke tempat peristirahatan terakhir.

Hingga berita ini diturunkan, Warga masih berupaya mencari cara agar jenazah dapat sampai ke Kampung Nalai Cepuri, meski harus menghadapi medan berat dengan cara manual.

Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah dan pihak terkait. Tanpa perbaikan konkret, kondisi serupa sangat mungkin terus berulang dan lagi-lagi Masyarakat kecil yang harus menanggung akibatnya.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dan respon dari pihak Pemerintah Sintang, baik dari DPRD, Pemkab Sintang maupun Instansi terkait terhadap permasalahan tersebut.

ZC.ID // TIMRED [*]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.zonacyber.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Gabungan Berhasil Evakuasi 8 Korban Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sekadau
Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum
Ketua DPW PROJAMIN KALBAR (Eko Jatmiko) Semprot Keras Pemerintah: Jalan Hancur dan Jembatan Mangkrak Bukti Kelalaian Nyata
Dituduh Tanpa Fakta, ‘Pak De (N)’ Bantah Keras Isu Penyelewengan BBM Subsidi
Kasus Tambang Memanas: Pejabat ESDM Diperiksa, Indikasi Korupsi Kian Terang
Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC
Tuan Rumah Tak Berdaya: Real Madrid Dipermalukan Bayern Muenchen
DUEL PANAS DIMULAI! PEREMPAT FINAL LIGA CHAMPIONS 2025/2026 RESMI BERGULIR, MADRID VS BAYERN JADI SOROTAN UTAMA
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:32 WIB

Tim Gabungan Berhasil Evakuasi 8 Korban Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 17:26 WIB

Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 17:53 WIB

Ketua DPW PROJAMIN KALBAR (Eko Jatmiko) Semprot Keras Pemerintah: Jalan Hancur dan Jembatan Mangkrak Bukti Kelalaian Nyata

Sabtu, 11 April 2026 - 12:24 WIB

Kasus Tambang Memanas: Pejabat ESDM Diperiksa, Indikasi Korupsi Kian Terang

Rabu, 8 April 2026 - 21:16 WIB

Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC

Berita Terbaru