Hukum Jangan Tebang Pilih: Publik Minta Polisi Usut Sawmill Ilegal, Bukan Hanya Wartawan!

- Penulis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONACYBER.IDPontianak | KALBAR, 27 Agustus 2025.

Puluhan Jurnalis di Kota Pontianak mendatangi Mapolresta Pontianak, Rabu (27/8), menuntut Penegakan Hukum yang adil usai penangkapan seorang oknum Wartawan melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT). Wartawan tersebut diduga memeras Perusahaan Sawmill milik pengusaha Tian Hock.

Dalam aksinya, para Jurnalis menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh berhenti hanya pada individu yang ditangkap. Mereka menuntut Aparat Penegak Hukum (APH) juga menyelidiki Legalitas usaha Sawmill yang diduga beroperasi tanpa izin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak membela, kami tidak menyerang. Kami hanya menuntut kebenaran,” ujar Bang Jali, perwakilan Wartawan di depan Tipidter Polresta Pontianak.

Para Jurnalis menilai, jika Aparat bisa menindak Wartawan yang diduga melakukan pemerasan, maka seharusnya Aparat juga berani membongkar Bisnis Sawmill Ilegal yang merugikan Negara sekaligus merusak lingkungan.

Aksi ini semakin menguat dengan hadirnya aktivis lingkungan yang menilai Sawmill Ilegal merupakan ancaman serius bagi kelestarian hutan Kalimantan Barat.

“Pembalakan liar yang dibungkus Bisnis gelap lebih berbahaya daripada kebakaran hutan. Aparat harus transparan membuka data perizinan Sawmill di Kalbar,” tegas salah seorang Aktivis.

Ke depan, Jurnalis bersama Aktivis berencana menyambangi Instansi terkait untuk menelusuri keabsahan izin Sawmill bermasalah, sekaligus mengedukasi Publik soal pentingnya menjaga hutan.

Solidaritas ini menjadi peringatan keras: Hukum tak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Publik menanti apakah Polresta Pontianak berani menyentuh mafia kayu di balik Sawmill Ilegal, atau justru berhenti pada penangkapan Wartawan semata.

“Pontianak harus bersih, Kalbar harus hijau, dan Hukum harus adil. Titik,” tegas pernyataan bersama para Jurnalis.

ZC.ID // TIMRED [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.zonacyber.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum
Lahan Sekolah Diduga Dikuasai Ilegal, Legatisi Soroti Kinerja Dinas Pendidikan Kubu Raya
Ketua DPW PROJAMIN KALBAR (Eko Jatmiko) Semprot Keras Pemerintah: Jalan Hancur dan Jembatan Mangkrak Bukti Kelalaian Nyata
Dituduh Tanpa Fakta, ‘Pak De (N)’ Bantah Keras Isu Penyelewengan BBM Subsidi
Skandal PLTU Kalbar Meledak: Halim Kalla Jadi Tersangka, Kritik Keras PROJAMIN “Ini Bukan Sekadar Korupsi, Ini Perampokan Terstruktur!”
Kasus Tambang Memanas: Pejabat ESDM Diperiksa, Indikasi Korupsi Kian Terang
Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC
Klarifikasi PPK atas Sorotan Publik Proyek Tebing Sungai Melawi Rp 20 Miliar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:26 WIB

Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 17:15 WIB

Lahan Sekolah Diduga Dikuasai Ilegal, Legatisi Soroti Kinerja Dinas Pendidikan Kubu Raya

Senin, 13 April 2026 - 17:53 WIB

Ketua DPW PROJAMIN KALBAR (Eko Jatmiko) Semprot Keras Pemerintah: Jalan Hancur dan Jembatan Mangkrak Bukti Kelalaian Nyata

Sabtu, 11 April 2026 - 14:03 WIB

Skandal PLTU Kalbar Meledak: Halim Kalla Jadi Tersangka, Kritik Keras PROJAMIN “Ini Bukan Sekadar Korupsi, Ini Perampokan Terstruktur!”

Sabtu, 11 April 2026 - 12:24 WIB

Kasus Tambang Memanas: Pejabat ESDM Diperiksa, Indikasi Korupsi Kian Terang

Berita Terbaru