ZONACYBER.ID — Sintang | KALBAR, 8 April 2026.
Proyek Penguatan Tebing Sungai Melawi di Kelurahan Ladang, Kecamatan Sintang, yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai mencapai Rp 20,17 miliar, menjadi sorotan tajam Publik setelah muncul dugaan kualitas pekerjaan yang tidak optimal.
Proyek yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak dan dikerjakan oleh PT Jaya Teknik Lestari tersebut menuai perhatian setelah beredarnya informasi di Media Sosial.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah temuan di lapangan menunjukkan adanya keretakan pada bagian konstruksi meskipun Proyek baru dilaporkan selesai. Selain itu, pekerjaan Drainase disebut tidak terselesaikan dengan baik, terkesan tidak rapi, dan belum diplester secara maksimal.
Menanggapi hal tersebut, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Tomy, memberikan klarifikasi resmi. Ia menegaskan bahwa Proyek tersebut saat ini masih berada dalam masa Pemeliharaan, sehingga dilakukan perbaikan dari pasangan batu tersebut, terhadap kekurangan pekerjaan yang masih menjadi tanggung jawab Kontraktor.
“Proyek ini masih dalam tahap masa pemeliharaan. Terkait keretakan yang sempat beredar, sudah dilakukan perbaikan pasangan batunya. Begitu juga dengan saluran Drainase yang sebelumnya dipersoalkan, saat ini sudah diplester,” jelasnya, Rabu (8/4/2026).
Namun demikian, Tomy juga mengakui adanya kendala dalam proses pelaksanaan, khususnya terkait pengawasan di lapangan yang dinilai belum optimal pada tahap sebelumnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya














