Melalui Orasi, Driver Ojol Meluapkan Jeritan dan Uneg-unegnya 10 Tahun Kerja ke DPR: Kami Cuma jadi Sapi Perah Aplikator.!

- Penulis

Rabu, 21 Mei 2025 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melalui Orasi, Driver Ojol Meluapkan Jeritan dan Uneg-unegnya 10 Tahun Kerja ke DPR: Kami Cuma jadi Sapi Perah Aplikator.!

i

Melalui Orasi, Driver Ojol Meluapkan Jeritan dan Uneg-unegnya 10 Tahun Kerja ke DPR: Kami Cuma jadi Sapi Perah Aplikator.!

Zonacyber.id, Jakarta, 21/05/2025- Sejumlah perwakilan dari asosiasi driver online atau ojek online mengadukan masalahnya ke Komisi V DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, yang dilansir dari Media SUARA.COM, Rabu (21/5/2025).

Dalam kesempatan itu, salah satu pengemudi ojol bernama Ade Armansyah menyampaikan keluhannya.
Ade menyampaikan, mitra tak pernah dilibatkan dalam urusan penentuan tarif.

“Yang saat ini terjadi mereka suka-suka dengan menyebut paket hematnya mereka. Sehemat-hemat mungkin tapi mereka tidak pernah mau bantu kita untuk mengatasi keuangan kita,” kata Ade.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, Ade justru merasa merasa mitra hanya dijadikan sebagai sapi perah aplikator selama kurang lebih 10 tahun terakhir.

“Jadi kami merasa saat ini kami dijadikan sapi perah sama mereka selama kurang lebih 10 tahun. Mereka tidak pernah mau melihat dan menghitung biaya yang keluar dari kami untuk biaya operasional kami, bensin kami segala macam tentang operasional itu mereka nggak pernah tahu,” katanya.

Foto: SUARA.COM

Lebih lanjut, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Paguyuban Mitra Online (DPN-PMO) Indonesia ini mengaku tidak mengetahui hitung-hitungan aplikator dalam membuat tarif sebesar Rp 3.330 per kilometer bagi mitranya.

“Mereka tidak pernah mengajak kami bicara dan kami tidak pernah tahu variabel yang bisa terciptanya argo yang mereka kasih ke kami. Makanya kami minta sama mereka kalau mereka mau untung 10 persen, kami pun juga harus untung 10 persen,” ujarnya.

Berdasarkan kalkulasi yang dilakukan pihaknya, kata dia, driver ojol telah dirugikan sebesar Rp 12.000 per 10 km saat mengantar penumpang.

“Karena dari hitungan kami, per 10 KM itu kami rugi kurang lebih 12.000 per 10 KM. Jadi kalau meraka boleh untung 20 persen, masak kami enggak boleh untung 10 persen?” pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi V DPR RI akhirnya menerima sejumlah perwakilan driver transportasi online dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/5/2025).

Pertemuan tersebut terjadi setelah ada demo besar-besaran sopir ojol di sejumlah daerah termasuk Jakarta demi melayangkan tuntutan mereka kepada pihak aplikator pada Selasa (20/5/2025) kemarin.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.zonacyber.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

๐ƒ๐ข๐๐ฎ๐ ๐š ๐“๐š๐ค ๐“๐ž๐ซ๐ข๐ฆ๐š ๐ƒ๐ข๐›๐ž๐ซ๐ข๐ญ๐š๐ค๐š๐ง, ๐๐ซ๐ข๐š ๐๐ข ๐๐จ๐ง๐ญ๐ข๐š๐ง๐š๐ค ๐€๐ง๐œ๐š๐ฆ ๐–๐š๐ซ๐ญ๐š๐ฐ๐š๐ง
Forum Strategis di Pontianak Bahas KUHP Baru, Penegak Hukum Didorong Seragamkan Interpretasi Delik
Jalan Bak Kubangan Maut, DPR dan Pemerintah Dinilai Gagal Urus Nasib Warga Pedalaman Sintang
Akses Vital Jadi Jalur Penderitaan, Jalan Simpang Mumbungโ€“Nanga Siyai Makin Parah Tanpa Solusi
Jembatan Mengkurai Nyaris Ambruk, Publik: Pemkab Sintang Masihkah Ada Hati Untuk Masyarakatnya?
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, Perjalanan Kereta Lumpuh dan Penumpang Panik
Jalan Sintangโ€“Semubuk Ketungau Makin Hancur, Anggaran Rp5 Miliar Malah Raib Tanpa Jejak
Warga Bayar Pajak, Dapat Lumpur: Jalan Provinsi di Ketungau Hilir Jadi Bukti Kelalaian Nyata
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terbaru

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:05 WIB

๐ƒ๐ข๐๐ฎ๐ ๐š ๐“๐š๐ค ๐“๐ž๐ซ๐ข๐ฆ๐š ๐ƒ๐ข๐›๐ž๐ซ๐ข๐ญ๐š๐ค๐š๐ง, ๐๐ซ๐ข๐š ๐๐ข ๐๐จ๐ง๐ญ๐ข๐š๐ง๐š๐ค ๐€๐ง๐œ๐š๐ฆ ๐–๐š๐ซ๐ญ๐š๐ฐ๐š๐ง

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:54 WIB

Forum Strategis di Pontianak Bahas KUHP Baru, Penegak Hukum Didorong Seragamkan Interpretasi Delik

Kamis, 30 April 2026 - 16:29 WIB

Jalan Bak Kubangan Maut, DPR dan Pemerintah Dinilai Gagal Urus Nasib Warga Pedalaman Sintang

Kamis, 30 April 2026 - 10:29 WIB

Akses Vital Jadi Jalur Penderitaan, Jalan Simpang Mumbungโ€“Nanga Siyai Makin Parah Tanpa Solusi

Selasa, 28 April 2026 - 18:36 WIB

Jembatan Mengkurai Nyaris Ambruk, Publik: Pemkab Sintang Masihkah Ada Hati Untuk Masyarakatnya?

Berita Terbaru