Warga Bayar Pajak, Dapat Lumpur: Jalan Provinsi di Ketungau Hilir Jadi Bukti Kelalaian Nyata

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONACYBER.ID – Sintang | KALBAR, 23 April 2026. 

Potret buram infrastruktur kembali tersaji dari Wilayah perhuluan Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Ruas Jalan Provinsi Sintang–Semubuk–Ketungau, yang disebut-sebut sebagai salah satu bagian dari Urat Nadi penghubung hingga ke kawasan perbatasan dengan Malaysia, kini lebih menyerupai kubangan lumpur ketimbang jalan layak pakai.

Ironisnya, kondisi ini berada tak jauh dari Kantor Camat Ketungau Hilir, sebuah lokasi yang seharusnya menjadi simbol kehadiran Negara. Namun realitas di lapangan justru berbicara sebaliknya: jalan rusak parah, berlumpur, licin, dan nyaris tak bisa dilalui tanpa risiko tinggi, terutama saat musim hujan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan di lokasi menunjukkan kendaraan harus berjibaku melewati genangan lumpur tebal. Truk pengangkut barang bahkan tampak terjebak, sementara kendaraan lain terpaksa antre atau mencari jalur alternatif yang sama-sama tak menjanjikan.

Warga pun mulai kehilangan kesabaran.

> “Kami ini tiap hari lewat sini. Kalau hujan, jangan harap bisa cepat sampai. Kadang harus dorong kendaraan. Ini jalan Provinsi, tapi rasanya seperti tidak pernah diurus,” ujar seorang Warga yang enggan disebutkan namanya.

Keluhan ini bukan hal baru. Bertahun-tahun Masyarakat di Wilayah Ketungau, mulai dari wilayah Kecamatan Ketungau Hilir, Ketungau Tengah, bahkan sampai ke Kecamatan Ketungau Hulu dan sekitarnya mengeluhkan kondisi serupa. Namun, hingga kini, belum terlihat langkah konkret dan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk melakukan perbaikan serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.zonacyber.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

𝐃𝐢𝐝𝐮𝐠𝐚 𝐓𝐚𝐤 𝐓𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐃𝐢𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧, 𝐏𝐫𝐢𝐚 𝐝𝐢 𝐏𝐨𝐧𝐭𝐢𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐀𝐧𝐜𝐚𝐦 𝐖𝐚𝐫𝐭𝐚𝐰𝐚𝐧
𝐉𝐚𝐥𝐚𝐧 𝐍𝐞𝐠𝐚𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐛𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧, 𝐒𝐮𝐧𝐠𝐚𝐢 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐤𝐮𝐧𝐠 𝐃𝐢𝐤𝐞𝐫𝐮𝐤: 𝐒𝐢𝐚𝐩𝐚 𝐔𝐧𝐭𝐮𝐧𝐠, 𝐒𝐢𝐚𝐩𝐚 𝐌𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠𝐠𝐮𝐧𝐠 𝐃𝐚𝐦𝐩𝐚𝐤?
Komisi I DPRD Kalbar Terima Aspirasi Tokoh Islam Terkait Dugaan Aliran Sesat, Pelapor Nilai Ada Cacat Penanganan Hukum
Forum Strategis di Pontianak Bahas KUHP Baru, Penegak Hukum Didorong Seragamkan Interpretasi Delik
Jalan Bak Kubangan Maut, DPR dan Pemerintah Dinilai Gagal Urus Nasib Warga Pedalaman Sintang
Akses Vital Jadi Jalur Penderitaan, Jalan Simpang Mumbung–Nanga Siyai Makin Parah Tanpa Solusi
Jembatan Mengkurai Nyaris Ambruk, Publik: Pemkab Sintang Masihkah Ada Hati Untuk Masyarakatnya?
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, Perjalanan Kereta Lumpuh dan Penumpang Panik
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terbaru

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:05 WIB

𝐃𝐢𝐝𝐮𝐠𝐚 𝐓𝐚𝐤 𝐓𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐃𝐢𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧, 𝐏𝐫𝐢𝐚 𝐝𝐢 𝐏𝐨𝐧𝐭𝐢𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐀𝐧𝐜𝐚𝐦 𝐖𝐚𝐫𝐭𝐚𝐰𝐚𝐧

Senin, 18 Mei 2026 - 13:29 WIB

𝐉𝐚𝐥𝐚𝐧 𝐍𝐞𝐠𝐚𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐛𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧, 𝐒𝐮𝐧𝐠𝐚𝐢 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐤𝐮𝐧𝐠 𝐃𝐢𝐤𝐞𝐫𝐮𝐤: 𝐒𝐢𝐚𝐩𝐚 𝐔𝐧𝐭𝐮𝐧𝐠, 𝐒𝐢𝐚𝐩𝐚 𝐌𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠𝐠𝐮𝐧𝐠 𝐃𝐚𝐦𝐩𝐚𝐤?

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:10 WIB

Komisi I DPRD Kalbar Terima Aspirasi Tokoh Islam Terkait Dugaan Aliran Sesat, Pelapor Nilai Ada Cacat Penanganan Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:54 WIB

Forum Strategis di Pontianak Bahas KUHP Baru, Penegak Hukum Didorong Seragamkan Interpretasi Delik

Kamis, 30 April 2026 - 16:29 WIB

Jalan Bak Kubangan Maut, DPR dan Pemerintah Dinilai Gagal Urus Nasib Warga Pedalaman Sintang

Berita Terbaru