Situasi ini menciptakan tekanan besar terhadap stabilitas Internal PWI Kalbar dan merusak kepercayaan publik terhadap Organisasi pers tertua dan terbesar di Indonesia ini. Ketua PWI Kalbar, Kundori, melalui Kuasa Hukum menyatakan bahwa tindakan Wawan sangat disayangkan dan berpotensi merusak Marwah Organisasi secara Nasional.
“Langkah ini bukan sekadar pembelaan terhadap jabatan, tetapi untuk menjaga Integritas Organisasi dan menghentikan tindakan yang berpotensi merugikan seluruh anggota PWI di Kalimantan Barat,” ujar Ruhermansyah dalam keterangannya.
Tembusan Somasi: Bukti Keseriusan
sebagai bukti bahwa langkah ini bukan gertakan belaka, somasi resmi ini juga ditembuskan ke berbagai pihak Strategis, antara lain:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
– Ketua Umum PWI Pusat
– Dewan Pers
– Gubernur Kalimantan Barat
– Kapolda Kalbar
– Mitra kerja PWI Kalbar
Hal ini menandakan bahwa masalah ini telah naik ke tingkat serius dan berskala Nasional.
Kesimpulan: PWI Kalbar Tegakkan Marwah Organisasi
PWI Kalbar menunjukkan sikap organisasi yang tegas, terukur, dan profesional. Dengan mengedepankan jalur hukum dan menghindari konflik terbuka, mereka memilih cara yang beradab namun tetap kuat dalam membela legitimasi kelembagaan.
Apakah Wawan Suwandi akan memenuhi somasi tersebut atau justru memilih berhadapan di meja hijau? Publik dan Komunitas Pers Kalbar kini menunggu langkah lanjutan dari pihak yang telah membuat polemik ini mencuat ke permukaan.
Jika ada Pihak yang merasa dirugikan oleh Pemberitaan ini dan ingin memberikan klarifikasi atau hak jawab, Media dengan senang hati akan merespon dan menindaklanjuti.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya














