𝐙𝐨𝐧𝐚𝐂𝐲𝐛𝐞𝐫.𝐢𝐝 – PONTIANAK, 30 Mei 2026.
Rencana Pemerintah Kota Pontianak melakukan penataan infrastruktur di kawasan Jalan Budi Karya atau Ambalat mendapat apresiasi dari Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik, Dr. Herman Hofi Munawar, SH. Menurutnya, langkah pembenahan drainase, jalan, dan trotoar merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memenuhi hak masyarakat atas fasilitas publik yang layak, aman, dan nyaman.
Namun demikian, Herman mengingatkan bahwa kawasan Ambalat memiliki karakteristik sosial yang berbeda dibandingkan kawasan lain di Kota Pontianak. Selain sebagai kawasan permukiman, wilayah tersebut juga berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi, pergudangan, serta hiburan malam yang saling beririsan dalam satu ruang kawasan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kawasan Ambalat bukan sekadar ruang geografis yang statis. Di sana terdapat tiga kepentingan yang hidup berdampingan, yakni hunian, sentra ekonomi, dan hiburan malam. Tantangan pemerintah adalah bagaimana memadukan ketiga kepentingan tersebut agar tidak saling menegasikan, melainkan menciptakan hubungan yang saling menguntungkan,” ujar Herman kepada awak media, Sabtu (30/5/2026).
Menurut Herman, dalam perspektif kebijakan publik, penataan kawasan yang memiliki banyak kepentingan tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan teknokratis berupa pembangunan fisik ataupun pendekatan otoritatif yang bertumpu pada penertiban semata. Kebijakan yang hanya mengandalkan kekuasaan berpotensi menimbulkan resistensi sosial serta mengganggu keberlangsungan sektor ekonomi yang selama ini menjadi salah satu penggerak aktivitas perkotaan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya














