Dugaan Pengerjaan PETI Ilegal Secara Bebas di Kecamatan Bunut Hulu Dengan Menggunakan 6 Unit Alat Berat Excavator.

- Penulis

Selasa, 13 Mei 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Pengerjaan PETI Ilegal Secara Bebas di Kecamatan Bunut Hulu Dengan Menggunakan 6 Unit Alat Berat Excavator.

i

Dugaan Pengerjaan PETI Ilegal Secara Bebas di Kecamatan Bunut Hulu Dengan Menggunakan 6 Unit Alat Berat Excavator.

ZonaCyber.id – Kapuas Hulu (KALBAR), 13/05/2025.

Dari hasil penelusuran Media dilapangan memperoleh informasi, bahwa ada enam (6) unit Excavator (Alat Berat) bebas beraktivitas pada Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dan diduga kegiatan tersebut secara Ilegal.

Berdasarkan Informasi, Lokasi aktivitas pertambangan emas Ilegal itu sendiri berada di wilayah Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut pengakuan dari Pihak yang telah memasukkan alat berat Excavator tersebut mengatakan telah menyetorkan uang koordinasi dan pengamanan kepada sejumlah Media.

Menurut nya, uang koordinasi tersebut bertujuan apabila suatu saat ada pemberitaan miring terkait Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) pada excavatornya beraktivitas, maka oknum media (Wartawan) dari media tersebut harus bersedia membuat berita bantahan.

“Uang untuk kawan-kawan media sudah kami serahkan kepada pengurus, yang ngurus itu dua orang (ID dan DD),” ungkap Narasumber itu saat dikonfirmasi Kepala Koordinator Wilayah Kalimantan Barat media online Redaksi Satu pada Jumat 2 Mei 2025. (dilansir dari media online redaksisatu.id yang terbit pada Selasa, 13/5/2025)

Pihak yang mengaku sudah memasukkan alat berat Excavator itu juga menerangkan, alat berat Excavator yang sudah masuk dan digunakan untuk aktivitas Pertambangan tersebut sebanyak 6 (enam) unit, sedangkan 3 (tiga) unit masih diusahakan.

“Sekarang yang masuk baru 6 (enam) unit, itu pun aktifitas kita masih belum normal, situasi ini pun belum stabil,” sindirnya.

Mengenai uang pengamanan aktivitas PETI untuk media, salah satu oknum Wartawan yang namanya dirahasiakan, mengaku sudah menerima uang terkait masuknya 6 (enam) unit alat berat excavator tersebut.

“Iya bang, benar, udah. Uang itu lewat pengurus (ID),” kata oknum Wartawan itu saat dikonfirmasi pada Rabu 7 Mei 2025.

Dilakukan upaya konfirmasi kepada seseorang oknum media berinisial ID yang disebut-sebut sebagai pengurus dan menerima uang pengamanan untuk para Wartawan namun yang bersangkutan menghindar.

Hal serupa juga di sampaikan oleh seorang Pemerhati yang berkaitan tentang masalah Ilegal, yang biasa disapa Bang Man juga menanggapi dengan serius, saat di wawancarai oleh Media.

Diapun menjelaskan, “Adanya info tentang enam unit alat berat jenis Excavator yang aktif melakukan tambang emas yang diduga ilegal itu, sudah memang kewajiban para APH (Aparat Penegak Hukum) khususnya Kepolisian untuk melakukan penyelidikan, tentunya sebagai upaya penegakan hukum,” tanggap Bang Man saat ditanya media pada Selasa, 13/5/2025.

“Sampaikan kepada Pak Kapolda Kalbar, Pak Pipit Rismanto mengenai kegiatan tambang emas menggunakan Excavator yang diduga sebagai kegiatan ilegal itu, saya yakin Pak Pipit Rismanto tak akan tinggal diam,” kata Bang Man yang terkesan sangat mengidolakan sosok Kapolda Kalbar (Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.IK., M.H.).

Media menerbitkan berita ini sebagai laporan kepada masyarakat luas dan khususnya kepada pihak APH yang berkewajiban untuk mengambil tindakan penegakan hukum kepada para pelaku kegiatan Ilegal.

Sampai berita ini di Publikasikan, hingga kini Media dan masyarakat masih menunggu dan mengikuti perkembangan proses penegakan Hukum dari pihak Aparat Penegak Hukum (APH) terkait seputar PETI di wilayah Kecamatan Bunut Hulu tersebut.

[TIMRED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.zonacyber.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Jalan Puluhan Miliar di Sintang Disorot: Drainase Retak Dini, Dugaan Solar Subsidi Ikut Dimainkan
Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum
Lahan Sekolah Diduga Dikuasai Ilegal, Legatisi Soroti Kinerja Dinas Pendidikan Kubu Raya
Skandal PLTU Kalbar Meledak: Halim Kalla Jadi Tersangka, Kritik Keras PROJAMIN “Ini Bukan Sekadar Korupsi, Ini Perampokan Terstruktur!”
Kasus Tambang Memanas: Pejabat ESDM Diperiksa, Indikasi Korupsi Kian Terang
Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC
Klarifikasi PPK atas Sorotan Publik Proyek Tebing Sungai Melawi Rp 20 Miliar
Jembatan Ketungau II Mangkrak Bertahun-tahun: Urat Nadi Masyarakat Terputus, Pemerintah Dinilai Abai
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:54 WIB

Proyek Jalan Puluhan Miliar di Sintang Disorot: Drainase Retak Dini, Dugaan Solar Subsidi Ikut Dimainkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:26 WIB

Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 17:15 WIB

Lahan Sekolah Diduga Dikuasai Ilegal, Legatisi Soroti Kinerja Dinas Pendidikan Kubu Raya

Sabtu, 11 April 2026 - 14:03 WIB

Skandal PLTU Kalbar Meledak: Halim Kalla Jadi Tersangka, Kritik Keras PROJAMIN “Ini Bukan Sekadar Korupsi, Ini Perampokan Terstruktur!”

Sabtu, 11 April 2026 - 12:24 WIB

Kasus Tambang Memanas: Pejabat ESDM Diperiksa, Indikasi Korupsi Kian Terang

Berita Terbaru