Janji PLTN di Pantai Berujung Tipu-tipu: Pengusaha Muda Terkuras Rp600 Juta, Kasus Mandek 3 Tahun

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonacyber.idPontianak | KALBAR, 4 Agustus 2025

Mimpi jadi pemasok utama proyek Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Bengkayang berubah jadi mimpi buruk bagi Pengusaha Muda berinisial J. Proyek yang diklaim bernilai Fantastis itu ternyata Fiktif. Uang “Keseriusan” Rp600 Juta pun Raib digasak Seorang pria yang mengaku Koordinator proyek.

Peristiwa bermula Juli 2021 di Komplek Cempaka Mas, Kubu Raya. Seorang pria berinisial A, Direktur PT Gemilang Tahta Persada, datang membawa tumpukan dokumen Riset, Surat Tugas, dan janji memulai pembangunan PLTN bulan berikutnya.
“Bapak harus setor Uang keseriusan dulu, Rp600 juta,” ujar A meyakinkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban pun diajak “survey lokasi” ke Pantai Gosong kawasan Wisata yang lebih cocok untuk Berjemur daripada Membangun Reaktor Nuklir. Tak lama setelah Uang ditransfer ke Rekening A dan Istrinya, kabar Proyek menguap tanpa jejak.

Enam bulan kemudian, J menyadari dirinya ditipu dan melapor ke Polda Kalbar pada Januari 2022.
Kasus bergulir lambat. Juni 2022, A sempat menawarkan “Damai” di hadapan penyidik dengan janji menyerahkan Sertifikat Rumah, namun hingga kini tak pernah terealisasi.

Frustrasi, Korban memindahkan laporan ke Polresta Pontianak pada Oktober 2022. Namun hingga 2025, Berkas Kasus seolah tersimpan di “Lemari Arsip dimensi lain” dan tak kunjung masuk Persidangan.

Konsultan Hukum korban, Sudirman, menegaskan unsur Pidana jelas: “Uang diambil tanpa Proyek nyata. Dokumen dan Surat Tugas diduga Palsu, Survei Lokasi Fiktif.”

Kerugian korban bukan hanya materi Rp600 juta, tapi juga reputasi yang hancur. Kini, ia berharap Berita Acara Pemeriksaan tambahan segera diproses. “Bagi Penegak Hukum, jangan biarkan Kasus ini membusuk. Bagi Pelaku, semoga segera membangun ‘Reaktor Nuklir’ di balik Jeruji Besi,” tegasnya.

Media akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan terkait masalah ini dan membuka ruang bagi Pihak-pihak yang ingin memberikan hak jawab atau Klarifikasi. Jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini, Media dengan senang hati akan memberikan ruang pemberitaan berimbang sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.

Editor : ZC.ID // TIMRED [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.zonacyber.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum
Lahan Sekolah Diduga Dikuasai Ilegal, Legatisi Soroti Kinerja Dinas Pendidikan Kubu Raya
Skandal PLTU Kalbar Meledak: Halim Kalla Jadi Tersangka, Kritik Keras PROJAMIN “Ini Bukan Sekadar Korupsi, Ini Perampokan Terstruktur!”
Kasus Tambang Memanas: Pejabat ESDM Diperiksa, Indikasi Korupsi Kian Terang
Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC
Klarifikasi PPK atas Sorotan Publik Proyek Tebing Sungai Melawi Rp 20 Miliar
Tabrakan Maut di Kedamin Darat: Manuver Nekat Berujung Tragedi, Satu Tewas Ditempat
KLARIFIKASI RESMI ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIMBUNAN SOLAR DI SAYAN
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:26 WIB

Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 17:15 WIB

Lahan Sekolah Diduga Dikuasai Ilegal, Legatisi Soroti Kinerja Dinas Pendidikan Kubu Raya

Sabtu, 11 April 2026 - 14:03 WIB

Skandal PLTU Kalbar Meledak: Halim Kalla Jadi Tersangka, Kritik Keras PROJAMIN “Ini Bukan Sekadar Korupsi, Ini Perampokan Terstruktur!”

Sabtu, 11 April 2026 - 12:24 WIB

Kasus Tambang Memanas: Pejabat ESDM Diperiksa, Indikasi Korupsi Kian Terang

Rabu, 8 April 2026 - 21:16 WIB

Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC

Berita Terbaru