Pengamat Hukum Kritik Pernyataan KPAD Kalbar, Nilai Keliru dalam Memposisikan Anak Sebagai Korban

- Penulis

Sabtu, 6 September 2025 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONACYBER.IDPontianak, Kalbar – 6 September 2025

Pernyataan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kalimantan Barat terkait kasus yang melibatkan anak di bawah umur menuai kritik dari kalangan akademisi hukum. Menurut Dr. Herman Hofi Munawar, SH, pengamat hukum dan kebijakan publik, pernyataan KPAD justru menyerupai peran penyidik dan investigasi, alih-alih menjalankan fungsi utama sebagai lembaga perlindungan anak.

“Statement KPAD lebih bersifat investigasi, bukan karakter kelembagaan yang seharusnya. KPAD seharusnya fokus pada upaya perlindungan terhadap anak sebagai korban, bukan menempatkannya seolah bagian dari rantai kejahatan,” tegas Herman, Sabtu (6/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, komentar Ketua KPAD Kalbar yang menyarankan penerapan UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman pidana 10 tahun penjara bagi anak-anak terlibat kasus merupakan hal yang keliru. Menurutnya, pendekatan demikian justru mengabaikan prinsip dasar perlindungan anak.

“Pernyataan seperti itu aneh sekali. KPAD seharusnya melihat bahwa anak-anak tersebut adalah korban bujuk rayu. Mereka butuh jaminan hak pendidikan, perlindungan, dan rehabilitasi psikologis, bukan ancaman hukuman berat,” jelasnya.

Herman menekankan, sejak perkara ini telah ditangani kepolisian, maka tugas KPAD adalah memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi selama proses hukum berjalan. Namun dari pernyataan yang disampaikan, KPAD justru terkesan menjadi “pengawas” dalam proses hukum, bukan “pembela” yang aktif memperjuangkan kepentingan anak.

“Dalam kasus seperti ini, KPAD harus memastikan bahwa anak-anak tidak menjadi korban eksploitasi sistem hukum yang tidak adil. Kalau perlu, KPAD mendorong agar anak-anak tersebut dibebaskan, karena menyangkut usia mereka yang masih di bawah umur,” tambahnya.

Ia menilai, langkah yang seharusnya ditempuh KPAD adalah mendorong rehabilitasi, pemulihan psikologis, serta memastikan keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak yang tersangkut kasus. Hal ini sekaligus menegaskan peran KPAD sebagai lembaga pelindung, bukan penekan hukum.

Sumber: Dr. Herman Hofi Munawar, SH 

ZC.ID // TIMRED [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.zonacyber.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum
Ketua DPW PROJAMIN KALBAR (Eko Jatmiko) Semprot Keras Pemerintah: Jalan Hancur dan Jembatan Mangkrak Bukti Kelalaian Nyata
Dituduh Tanpa Fakta, ‘Pak De (N)’ Bantah Keras Isu Penyelewengan BBM Subsidi
Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC
DUEL PANAS DIMULAI! PEREMPAT FINAL LIGA CHAMPIONS 2025/2026 RESMI BERGULIR, MADRID VS BAYERN JADI SOROTAN UTAMA
Tabrakan Maut di Kedamin Darat: Manuver Nekat Berujung Tragedi, Satu Tewas Ditempat
KLARIFIKASI RESMI ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIMBUNAN SOLAR DI SAYAN
AMBULANS TAK MAMPU MENANJAK, JALAN RUSAK DI SERAWAI KEMBALI TELAN KORBAN LAYANAN KEMANUSIAAN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:26 WIB

Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 17:53 WIB

Ketua DPW PROJAMIN KALBAR (Eko Jatmiko) Semprot Keras Pemerintah: Jalan Hancur dan Jembatan Mangkrak Bukti Kelalaian Nyata

Rabu, 8 April 2026 - 21:16 WIB

Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC

Selasa, 7 April 2026 - 22:03 WIB

DUEL PANAS DIMULAI! PEREMPAT FINAL LIGA CHAMPIONS 2025/2026 RESMI BERGULIR, MADRID VS BAYERN JADI SOROTAN UTAMA

Selasa, 7 April 2026 - 16:21 WIB

Tabrakan Maut di Kedamin Darat: Manuver Nekat Berujung Tragedi, Satu Tewas Ditempat

Berita Terbaru