Wagub Kalbar dan APRI Bahas Tambang Emas dan Galian C Ilegal di Perkebunan Sawit

- Penulis

Rabu, 21 Mei 2025 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Kalbar dan APRI Bahas Tambang Emas dan Galian C Ilegal di Perkebunan Sawit. Foto: Humas DPW APRI Kalbar / Adi Normansyah

i

Wagub Kalbar dan APRI Bahas Tambang Emas dan Galian C Ilegal di Perkebunan Sawit. Foto: Humas DPW APRI Kalbar / Adi Normansyah

Zonacyber.id, Pontianak, Kalimantan Barat – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., menerima audiensi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pertambangan Rakyat Indonesia (APRI) Kalbar pada Rabu (21/5).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja wagub ini menyoroti isu penting terkait tambang emas ilegal dan galian C ilegal di kawasan perkebunan sawit.

Ketua DPW APRI Kalbar Adi Normansyah dan Ketua Dewan Penasehat APRI Kalbar Eka Kurniawan turut hadir menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan lapangan menunjukkan adanya dugaan kuat aktivitas tambang dan galian C ilegal dalam area Hak Guna Usaha (HGU) milik perusahaan perkebunan sawit.

“Kami menerima banyak aduan dari masyarakat mengenai aktivitas galian C ilegal dalam area HGU perusahaan sawit. Ini bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga mengancam pendapatan daerah,” ungkap Adi Normansyah.

Menurutnya, praktik ilegal ini merugikan pengusaha tambang legal yang sudah mematuhi regulasi dan kewajiban pajak.

Oleh karena itu, APRI menyatakan kesiapan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertambangan rakyat legal dan ramah lingkungan.

Wakil Gubernur Kalbar merespons positif laporan tersebut.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tidak akan mentolerir tambang ilegal, baik oleh perorangan maupun korporasi.

“Kami akan bertindak tegas terhadap perusahaan yang menyalahgunakan izin HGU untuk galian ilegal. Ini persoalan serius yang merugikan lingkungan dan masyarakat,” tegas Krisantus Kurniawan.

Wagub juga meminta DPW APRI segera menyusun data lapangan yang lengkap mengenai praktik tambang emas ilegal dan pelanggaran oleh perusahaan sawit.

“Kami sedang menyiapkan tim pengawasan untuk menindak tegas perusahaan yang hanya mengejar keuntungan tanpa memberi kontribusi pada daerah,” tambahnya.

Pertemuan ditutup dengan komitmen sinergi antara APRI Kalbar dan Pemprov Kalbar untuk memperbaiki tata kelola pertambangan rakyat yang legal, adil, dan berkelanjutan.

Sumber: Humas DPW APRI Kalbar / Adi Normansyah

Zonacyber.id (Tim)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.zonacyber.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum
Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC
Tabrakan Maut di Kedamin Darat: Manuver Nekat Berujung Tragedi, Satu Tewas Ditempat
KLARIFIKASI RESMI ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIMBUNAN SOLAR DI SAYAN
AMBULANS TAK MAMPU MENANJAK, JALAN RUSAK DI SERAWAI KEMBALI TELAN KORBAN LAYANAN KEMANUSIAAN
PROYEK APBN BARU SEUMUR JAGUNG SUDAH RETAK: KUALITAS DIPERTANYAKAN, PENGAWASAN DIPERTARUHKAN
Kematian Zaki Azizi Picu Perhatian Publik, Pengamat Minta Polda Kalbar Evaluasi Penyidikan
Judi Sabung Ayam di Nanga Tubuk Kembali Menggila, Polres Kapuas Hulu Didesak Bertindak Tegas
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:26 WIB

Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum

Rabu, 8 April 2026 - 21:16 WIB

Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC

Selasa, 7 April 2026 - 16:21 WIB

Tabrakan Maut di Kedamin Darat: Manuver Nekat Berujung Tragedi, Satu Tewas Ditempat

Senin, 6 April 2026 - 23:33 WIB

KLARIFIKASI RESMI ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIMBUNAN SOLAR DI SAYAN

Sabtu, 4 April 2026 - 22:29 WIB

AMBULANS TAK MAMPU MENANJAK, JALAN RUSAK DI SERAWAI KEMBALI TELAN KORBAN LAYANAN KEMANUSIAAN

Berita Terbaru