Dia menambahkan, “Sungai Alai yang di korbankan oleh kegiatan itu bang. Dampaknya sangat buruk dan bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar yang merasa dirugikan oleh kegiatan pembangunannya, apalagi sampai menimbun sungai.”
“Bukannya memberikan nilai positif terhadap Sungai, seperti normalisasi Sungai, ini malah bibir Sungainya di timbun dan menjadi menyempit, sehingga aliran air di Sungai itu terhambat, ditambah banyaknya sampah-sampah di aliran Sungai yang menjadi tersumbatnya Sungai tersebut,” dia menjelaskan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan melanjutkan diskusi kepada Tim Media, dia berpesan, “Tolong Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang Harus serius menyelesaikan masalah ini, jangan sampai hal ini menjadi berlarut-larut sehingga menjadi kerugian besar bagi masyarakat Sintang yang bermukim di wilayah sekitarnya,” dengan mengakhiri diskusi dengan Tim Media.
Permasalahan ini jelas menjadi PR besar bagi Pemerintah Sintang untuk segera di tindaklanjuti secara serius, karena bukan menjadi rahasia Publik lagi. Tim Media juga masih terus mengikuti perkembangan terkait permasalahan pekerjaan gedung itu sendiri sampai berita ini di Publikasikan.
Felik Widodo // RED (*)
Halaman : 1 2















