Diduga Sibuk Usaha Tambang Emas Ilegal, Kades Kenyauk Dituding Abaikan Pembangunan Desa – Anwar: “Itu Tidak Benar!”

- Penulis

Minggu, 15 Juni 2025 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Kenyauk Bantah Semua Tuduhan

Menanggapi tuduhan yang dilayangkan oleh warga, Kepala Desa Kenyauk, Anwar, memberikan klarifikasi kepada media ini. Menurutnya, tudingan tersebut tidak berdasar dan justru merupakan upaya pihak tertentu yang memiliki motif politik.

“Silakan dicek langsung ke Desa kami. Apakah benar tidak ada pembangunan? Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun ini tidak sampai Rp1 miliar. Jadi prioritas pembangunan kami sesuaikan dengan kemampuan anggaran,” tegas Anwar.

Ia juga menampik isu bahwa dirinya jarang berada di kantor. Menurut Anwar, ia tetap hadir di kantor dari Senin hingga Jumat, dan hanya bekerja di tambang emas milik keluarganya pada akhir pekan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau saya kerja tambahan hari Sabtu-Minggu itu karena kebutuhan. Tapi tetap tugas utama sebagai Kades saya jalankan. Tuduhan saya jarang ngantor itu tidak benar!” imbuhnya.

Kades Anwar juga menjelaskan bahwa proyek fisik seperti perbaikan jembatan dan pembangunan drainase sudah direncanakan dan bahkan beberapa di antaranya sudah dikerjakan meskipun dana dari pemerintah belum cair.

“Contohnya drainase yang baru-baru ini kami kerjakan. Dana belum cair, tapi kami tetap jalankan proyek pakai dana talangan senilai Rp23 juta demi kepentingan warga. Masyarakat tidak tahu proses keuangan desa seperti apa,” katanya.

Pengawasan dan Transparansi Diperlukan

Menanggapi isu ini, beberapa pengamat desa menyarankan agar aparat pengawas internal pemerintah daerah turun langsung mengecek kondisi lapangan dan keuangan desa. Pengawasan dari Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) sangat dibutuhkan agar tidak ada penyalahgunaan wewenang atau penyimpangan dalam penggunaan dana publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.zonacyber.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

𝐉𝐚𝐥𝐚𝐧 𝐍𝐞𝐠𝐚𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐛𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧, 𝐒𝐮𝐧𝐠𝐚𝐢 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐤𝐮𝐧𝐠 𝐃𝐢𝐤𝐞𝐫𝐮𝐤: 𝐒𝐢𝐚𝐩𝐚 𝐔𝐧𝐭𝐮𝐧𝐠, 𝐒𝐢𝐚𝐩𝐚 𝐌𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠𝐠𝐮𝐧𝐠 𝐃𝐚𝐦𝐩𝐚𝐤?
Komisi I DPRD Kalbar Terima Aspirasi Tokoh Islam Terkait Dugaan Aliran Sesat, Pelapor Nilai Ada Cacat Penanganan Hukum
Jalan Bak Kubangan Maut, DPR dan Pemerintah Dinilai Gagal Urus Nasib Warga Pedalaman Sintang
Warga Bayar Pajak, Dapat Lumpur: Jalan Provinsi di Ketungau Hilir Jadi Bukti Kelalaian Nyata
Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum
Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC
Tabrakan Maut di Kedamin Darat: Manuver Nekat Berujung Tragedi, Satu Tewas Ditempat
KLARIFIKASI RESMI ATAS PEMBERITAAN DUGAAN PENIMBUNAN SOLAR DI SAYAN
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terbaru

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:29 WIB

𝐉𝐚𝐥𝐚𝐧 𝐍𝐞𝐠𝐚𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐛𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧, 𝐒𝐮𝐧𝐠𝐚𝐢 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐤𝐮𝐧𝐠 𝐃𝐢𝐤𝐞𝐫𝐮𝐤: 𝐒𝐢𝐚𝐩𝐚 𝐔𝐧𝐭𝐮𝐧𝐠, 𝐒𝐢𝐚𝐩𝐚 𝐌𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠𝐠𝐮𝐧𝐠 𝐃𝐚𝐦𝐩𝐚𝐤?

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:10 WIB

Komisi I DPRD Kalbar Terima Aspirasi Tokoh Islam Terkait Dugaan Aliran Sesat, Pelapor Nilai Ada Cacat Penanganan Hukum

Kamis, 30 April 2026 - 16:29 WIB

Jalan Bak Kubangan Maut, DPR dan Pemerintah Dinilai Gagal Urus Nasib Warga Pedalaman Sintang

Kamis, 23 April 2026 - 17:13 WIB

Warga Bayar Pajak, Dapat Lumpur: Jalan Provinsi di Ketungau Hilir Jadi Bukti Kelalaian Nyata

Rabu, 15 April 2026 - 17:26 WIB

Sorotan 11 Proyek SDA Kalbar, Dr. Herman Hofi Munawar Tekankan Audit Investigatif Sebelum Proses Hukum

Berita Terbaru